Undangan pernikahan digital Phinisi
Sebuah pinisi dibangun papan demi papan, berlayar mengikuti bintang dengan nama kalian di layarnya.
Di pantai Tana Beru, Bulukumba, sebuah pinisi dibangun papan demi papan: lunas diletakkan saat fajar, papan dipasang satu per satu, lalu rangka, geladak, dan dua tiang. Lambungnya dicat, dan saat senja orang sekampung menariknya ke laut bersama-sama (annyorong lopi). Kapal berlayar ke barat di bawah rasi para pelaut Bugis, Tanra Tellue, Bintoeng Balue, dan Bintoeng Kappala, dengan nama kedua mempelai terlukis pada dua layar utamanya. Bingkai walasuji, anyaman bambu belah ketupat khas pernikahan Bugis, membingkai halaman, dan petikan kacaping mengalun saat tamu menyalakan suara. Seluruh pantai dan lautnya digambar langsung di GPU ponsel; tanpa WebGL2, kartu dan bingkai tetap tampil di atas latar senja.
- Suasana
- Bugis · Bahari
- Palet warna
- #0b1020#9e1b24#d9a94a
- ✦ Undangan digital responsif
- ✦ Hitung mundur, tautan Google Maps, dan kalender
- ✦ Tautan RSVP pribadi untuk setiap tamu
- ✦ Ucapan dan doa dari para tamu
Susun undanganmu lebih dulu, lalu pilih paket yang tersedia.
& kalian
Satu artwork Story,
dibuat di peramban.
Artwork Instagram Story Phinisi disusun di peramban tamu pada ukuran 1080×1920; foto mereka tidak diunggah.
Coba pembuat Story ↗bersama