Undangan pernikahan digital Enggang
Sepasang enggang terbang di atas hutan Borneo.
Fajar menyingsing di atas kanopi hutan Borneo, dan gulir layar mengikuti sepasang enggang gading sepanjang hari: menyusuri Sungai Kapuas melewati rumah betang, hinggap di dahan pohon tapang, bertukar buah ara, lalu terbang lagi ke malam penuh kunang-kunang yang merangkai nama kedua mempelai. Bagi orang Dayak, enggang adalah burung alam atas yang setia pada pasangannya seumur hidup. Bingkai ukiran sulur khas Dayak membingkai halaman, dan alunan sape terdengar saat tamu menyalakan suara. Seluruh hutan digambar langsung di GPU ponsel; tanpa WebGL2, kartu dan bingkai tetap tampil di atas latar fajar hutan.
- Suasana
- Dayak · Hutan Borneo
- Palet warna
- #0b0d0b#b3261e#e8b923
- ✦ Undangan digital responsif
- ✦ Hitung mundur, tautan Google Maps, dan kalender
- ✦ Tautan RSVP pribadi untuk setiap tamu
- ✦ Ucapan dan doa dari para tamu
Susun undanganmu lebih dulu, lalu pilih paket yang tersedia.
& kalian
Satu artwork Story,
dibuat di peramban.
Artwork Instagram Story Enggang disusun di peramban tamu pada ukuran 1080×1920; foto mereka tidak diunggah.
Coba pembuat Story ↗bersama